Selasa, 30 Juni 2015

Nama : Antonius Asin
NIM  : 2013210016
Kelas : A
Judul : ANALISIS GAYA KEPIMPINAN PADA INSTANSI PEMERINTAHAN
KOTA MALANG


Universitas-universitas ternama di indonesia merupakan pondasi kuat karena dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang handal ke depanya untuk bisa merubah indonesia ke arah yang lebih baik dan dapat melahirkan kader-kader pemimpin profesional. Tapi seiring berjalannya waktu bibit-bibit pemimpin tersebut seakan-akan pudar karena maraknya pengangguran, kasus narkoba, tawuran bahkan pidana, padahal mereka adalah pemimpin bangsa yang mampu berkarya dengan pendidikan yang mereka peroleh dan berprestasi di dalam lingkungan masyarakat dengan cara berorganisai. Dengan demikian dibutuhkan implementasi motivasi yang menumbuhkan pemimpin yang bijaksana dan handal dalam bidangnya masing-masing.
Jenis penelitian deskritif kualitatif, teknik pengumpulan data, dengan langkah-langkah observasi, wawancara, teknik sampling, proportif sampling, snow boll sampling, analisa data, dengan tahapan penyajian, validasi data, serta reduksi.

Kata Kunci : Implementasi Motivasi Gaya Kepimpinan

Dosen Pembimbing : Drs. Sugeng Rusmiwari, M.si
Jumlah Bimbingan  : 1 Kali
Asal Daerah            : Sanggau- Kalimantan Barat
No. Hp                    : 085258693140



Sabtu, 13 Juni 2015

Nama   : Antonius Asin
NIM     : 2013210016
UAS     : PTPK
Kelas   : A
Abstrak

Hubungan antara kedua model tersebut, dimana model delphi ini meransang kreativitas dengan menggunakan pertimbangan berdasarkan gagasan orang lain. Untuk mencapai konsesnsus dalam pengambilan keputusan kelompok, teknik model delphi juga di dasari dalam pengambilan keputusan stratejik yang di dasari proses terstruktur, kuesioner maupun yang dikontrol dengan pendapat umum, model ini saling berdampingan / berhubungan dengan model kausal, keterkaitan dari dua realitas konsep, gagasan, dan masalah. Pendekatan ini mencoba melakukan proyeksi berdasarkan hubungan tersebut.

Kata kunci, Model Delphi, Model Kausual.



Selasa, 09 Juni 2015

NEW UAS

Nama : Antonius Asin
NIM : 2013210016
Kelas : A
UAS : PTPK
Abstrak
Teknik Delphi termasuk ke dalam teknik pengambilan keputusan modern yang merangsang kreativitas dengan menggunakan pertimbangan berdasarkan gagasan orang lain untuk mencapai Konsensus dalam pengambilan keputusan kelompok. Teknik ini juga merupakan salah satu teknik peran serta dalam pengambilan keputusan stratejik. Teknik ini didasari pada sebuah proses ter-struktur untuk mengumpulkan dan  membawa pengetahuan dari sekelompok ahli dengan cara serangkaian kuesioner maupun yang di-kontrol dengan pendapat umpan balik. Model ini salimg berdampingkan bahkan saling berhubungan dengan model kausal, model kausal model yang bersifat meramal masa depan suatu organisasi dalam pengambilan keputusan. Apakah dalam pengambilan keputusan yang telah disepakati dampaknya bisa membuahkan hasil atau sebaliknya / Gagal. Hubungan kausal merupakan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permsalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.

Kata Kunci, Keputusan Model Delphi, Model Kasual, Globalisasi.



U.A.S

Abstrak
Keputusan Teknik Delphi termasuk ke dalam teknik pengambilan keputusan modern yang merangsang kreativitas dengan menggunakan pertimbangan berdasarkan gagasan orang lain untuk mencapai Konsensus dalam pengambilan keputusan kelompok. Teknik ini juga merupakan salah satu teknik peran serta dalam pengambilan keputusan stratejik. Teknik ini didasari pada sebuah proses ter-struktur untuk mengumpulkan dan  membawa pengetahuan dari sekelompok ahli dengan cara serangkaian kuesioner maupun yang di-kontrol dengan pendapat umpan balik. Model ini salimg berdampingkan bahkan saling berhubungan dengan model kausal, model kausal model yang bersifat meramal masa depan suatu organisasi dalam pengambilan keputusan. Apakah dalam pengambilan keputusan yang telah disepakati dampaknya bisa membuahkan hasil atau sebaliknya / Gagal. Hubungan kausal merupakan keterkaitan atau ketergantungan dari dua realitas, konsep, gagaasan, ide, atau permsalahan. Suatu kegiatan tidak dapat mengalami suatu akibat tanpa disertai sebab, atau sebaliknya suatu kegiatan tidak dapat menunjukkan suatu sebab bila belum mengalami akibat.

Sabtu, 02 Mei 2015

Tugas Ke-2 Teknik Pengambilan Keputusan

Abstrak
Proses Pengambilan Keputusan terhadap “ Follower” generasi X pada prinsip sikap “ Hidup pertama, Kerja Kedua. Generasi ini terutama generasi X yang menginginkan pekerjaan yang memberikan arti atau ingin merasa menjadi bagian tempat kerja yang mereka memberi arti bagi mereka yang selalu berupaya mencari kesempatan, Mereka tidak setia pada perusahaan, tetapi mereka setia kepada manajer dan Mereka melihat rekan kerja sebagai pesaing Kehidupan mereka berada di posisi pertama dalam hidup mereka, pekerjaan di posisi kedua (hidup pertama, kerja kedua).
Menunda keluarga sampai mencapai usia pertengahan atau akhir tiga puluhan, yang menyebabkan banyaknya stress ditempat kerja di mana para Zoomer adalah kelompok kerja utamanya. Biasanya pemimpin pada generasi X menghasilkan volume kerja yang tinggi dan memiliki komitmen yang kuat pula pada pekerjaan mereka, tapi saat mereka mulai berkeluarga, mereka ingin berada bersama anak-anak mereka, mencari keseimbangan antara hidup dan kerja akan membahayakan karier mereka dan berikan control lebih besar kepada para pemimpin untuk memberikan keluwesan dengan tetap menetapkan standar yang tinggi untuk melakukan pemikiran yang matang mengenai pemberian penghargaan yang berarti dan bersifat pribadi, untuk posisi pemimpin tingkat tinggi dan eksekutif atau Anda beresiko kehilangan mereka saat mereka mengambil keputusan untuk memulai bisnis mereka sendiri. Untuk menerima ide-ide  mereka dan beri mereka kesempatan untuk mengajukan ide- ide mereka.     
Kata Kunci : Pengambilan Keputusan, Generasi X.



Minggu, 26 April 2015

Nama   : Antonius Asin
Nim  : 2013210016
                                        Prodi  : Ilmu Administrasi Negara
               Kelas   : A

ANALISIS GAYA KEPIMPINAN PADA INSTANSI PEMERINTAHAN
KOTA MALANG
“Study Kasus Keluruhan Tlogomas Malang Jawa Timur”

ABSTRAK

Universitas-universitas ternama di indonesia merupakan pondasi kuat karena dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang handal ke depanya untuk bisa merubah indonesia ke arah yang lebih baik dan dapat melahirkan kader-kader pemimpin profesional. Tapi seiring berjalannya waktu bibit-bibit pemimpin tersebut seakan-akan pudar karena maraknya pengangguran, kasus narkoba, tawuran bahkan pidana, padahal mereka adalah pemimpin bangsa yang mampu berkarya dengan pendidikan yang mereka peroleh dan berprestasi di dalam lingkungan masyarakat dengan cara berorganisai. Dengan demikian dibutuhkan implementasi motivasi yang menumbuhkan pemimpin yang bijaksana dan handal dalam bidangnya masing-masing.  karena kader-kader tersebut tidak mampu menyesuaikan diri dengan masyarakat karena sebelumnya mereka telah melakukan kesalahan yang ada sebelum mereka terjun ke lapangan dan berinteraksi dengan masyarakat dalam memimpin mereka untuk menuju kearah yang lebih baik. Metode penelitian deskritif kualitatif, teknik pengumpulan data, dengan langkah-langkah observasi, wawancara, teknik sampling, proportif sampling, snow boll sampling, analisa data, dengan tahapan penyajian, validasi data, serta reduksi.

Jika dilihat dari kacamata pemimpin bahkan masih banyak calon pemimpin yang melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak seharusnya mereka perbuat misalnya, korupsi, narkoba. Kedua hal tersebut bahkan dapat menimbulkan keresahan dimasyarakat dan rasa percaya mereka kepada pemimpin saat ini sangatlah minim. Disamping itu juga faktor sifat yang sangat.
Kata Kunci : Implementasi, Motivasi Gaya Kepimpinan



Senin, 13 April 2015

ABSTRAK
This concept of a person who commits a change in him to achieve a goal to be achieved in the form of personal criteria of someone who became a figure that could be an example for the people around him who have a broad view and understanding of a broad and versatile in taking a decision, so as not to overlap -tindih with decisions that have been made previously. And have good communication with their environment and organizations that want to achieve common goals in terms of development, service, politics, and economics. As well as the importance of togetherness and respect one another with other members of the organization. So the agents of change to achieve the goal is proficiency in acting and thinking as well as having individual criteria in their duties to undergo both internal and external policies and decisions that have been made are not detrimental to other groups.
Konsep ini mengenai seseorang yang melakukan perubahan dalam dirinya untuk mencapai suatu tujuan yang ingin dicapainya dalam membentuk kriteria pribadi seseorang yang menjadi tokoh agar bisa menjadi contoh bagi masyarakat disekitarnya yang mempunyai pandangan yang luas serta pemahaman yang luas serta cakap dalam mengambil sebuah keputusan, agar tidak tumpang-tindih dengan keputusan-keputusan yang telah dibuat sebelumnya. Serta mempunyai komunikasi yang baik dengan lingkungannya serta organisasi yang ingin mencapai tujuan bersama dalam hal pembangunan, pelayanan, politik, dan ekonomi. Serta mementingkan kebersamaan dan menghormati satu sama lain dengan anggota organisasi yang lain.
Jadi dalam agen perubahan untuk mencapai tujuan ialah kecakapan dalam bertindak dan berfikir serta mempunyai kriteria masing-masing dalam menjalani tugasnya baik secara internal dan external agar kebijakan dan keputusan yang telah dibuat tidak merugikan kelompok lain.