Rabu, 21 Mei 2014

tugas 3 etika dan filsafat kepemimpinana




JAWABAN.(03)
Kompetensi etika filsafat kepimpinan yang saya capai dari sikap/ perilaku ialah Pendekatan seorang pemimpin di lihat dari segi sikap yaitu ramah, sopan santun, menati nilai, dan moral yang bersifat abstrak dan berkenaan dengan persoalan baik dan buruk Selain itu perlu dipelajari pula semua hal yang berhubungan sikap seorang pemimpin, di antaranya ialah mengenai sistematika , hubungan (pemahaman) , moral, dan nilai, hubungan antara sikap dan kepercayaan ( agama) kebebasan dan tanggung jawab, kode etik, etos kerja, serta suara hati dan selalu menjaga nama baik .
Ø  Pemimpin di lihat dari perilaku selalu mendengar Suara hati perlu diikuti karena suara hati merupakan suatu kekuatan yang selalu memperingatkan perbuatan buruk dan usaha mencegah perbuatan itu serta memerintahkan untuk melaksanakan kewajiban.  Sebagai contoh adalah ketika kita pernah berbuat buruk, sebenarnya ada sesuatu yang mengingatkan kita bahwa yang kita lakukan tidak benar. Hanya saja, terkadang manusia tidak mau mendengar suara hatinya. Suara hati cenderung benar. Hal ini berlaku bagi orang-orang yang memang biasa mengikuti kata hati yang benar. Untuk itu, suara hati tetap perlu untuk dibina agar sesuai dengan kewajiban dan tanggung jawab kita sebagai pemimpin yang memiliki perilaku yang baik.
Kepemimpinan merupakan faktor penting yang paling menentukan berjalan atau tidaknya suatu organisasi atau lembaga. Karenanya kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi gagal atau tidaknya sebuah lembaga
1.  Di tangan pemimpin, aktifitas perencanaan program, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan sebagainya dialamatkan.
Semua jenis pemimpin melakukan tugas kepemimpinannya sesuai dengan bidangnya garapnya. Bidang yang menjadi garapannya seringkali membedakan pemimpin satu dengan pemimpin lainnya. Dari sini dapat dimaklumi bahwa lahirnya pemimpin ada dimana mana, baik dalam komunitas besar maupun kecil. Fenomena ini menandakan bahwa tidak ada suatu kelompok masyarakat tanpa pemimpin, kalau memang di sana masih ada pihak-pihak yang dipengaruhi dan diarahkan.
2 . Perilaku pemimpin secara eliditas harus dapat mendorong kinerja staf dan para bawahannya dengan menunjukkan rasa bersahabat, dekat, dan penuh pertimbangan terhadap semua pihak, baik sebagai individu maupun kelompok. Perilaku instrumental merupakan tugas-tugas yang diorientasikan dan secara langsung diklarifikasi dalam peranan dan tugas-tugas para staf.
Dengan demikian, keberadaan seorang pemimpin dalam setiap lembaga termasuk di dalamnya lembaga pendidikan dalam tugas dan fungsinya dituntut untuk memiliki kebijaksanaan dan wawasan yang luas, terampil dalam berbagai disiplin ilmu. Pola kepemimpinan pun juga akan berpengaruh dan bahkan menentukan terhadap kemajuan sebuah lembaga pendidikan
3.Terlebih dalam lembaga pendidikan Islam, selain memiliki wawasan dan kebijaksanaan, seorang pemimpin dituntut terampil dalam ilmu agama, mampu menanamkan sikap dan pandangan serta wajib menjadi suri tauladan pemimpin yang baik

3.   
DESKRIPSINYA : perlu kita di ketahui tentang sifat perangi seorang pemimpin itu yang di liht dari sifat- sifat sebagai berikut :
a.       Taqwa yang artinya   seorang pemimpin yang bertaqwa kepada TuhanYang Maha Esa dan selalu menjalan kan ibadah untuk menenang kan hati dari hawa nafsu atau fikiran negatif.
b.      Cakap yang artinya seorang pemimpin yang arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan untuk menyelesaiakan masalah  dan selalu  menjadi contoh yng baik untuk masyarakat.
c.        Cerdik yang artinya seorang pemimpin harus bisa menjalankan roda kepimpinan yang telah di jalan kan.
d.       Berilmu yang artinya seorang pemimpin telah berfikir yang lebih luas kedepanya dalam menjalankan roda kepimpinan yang telah di titipkan oleh masyarakat / amanah .
e.       Memiliki rasa tanggung jawab seorang pemimpin itu harus bertanggung jawab atas segala tindakan atau keputusan yang dia ambil agar tidak merugikan kinerja ke depan nya atau merugikan masyarakat.
f.       Jujur seorang pemimpin itu di lihat dari kejujuran nya bagaimana karena pemimpin lah yang di jadikan contoh untuk figur-figur ke depanya agar bisa menjadi contoh yang baik.
g.      Disiplin seorang pemimpin harus di siplin dengan baik menaati aturan-aturan yang telah di sepakati bersama agar tidak menjadi bahan omongan orang lain.
h.      Berdaya tanggap tajam yang artinya segala sesuatu harus di fikirkan dengan matang-matang
i.        Setia seorang pemimpin yang setia harus mengontrol bawahan dan selalu memberikan hal yang positif pada bawahan nya.
j.        Efisen seorang pemimpin yang pandai membagi waktu yang telah di tentuka


JAWABAN. (01)
Kompetensi yang saya inginkan dari  pendekatan  ilmu / pengetahuan.
Pertama : Kepemimpinan merupakan faktor penting yang paling menentukan berjalan atau tidaknya suatu organisasi atau lembaga. Karenanya kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi gagal atau tidaknya sebuah lembag
Di tangan pemimpin, aktifitas perencanaan program, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, evaluasi dan sebagainya dialamatkan. Semua pemimpin melakukan tugas kepemimpinannya sesuai dengan bidangnya garapnya. Bidang yang menjadi garapannya seringkali membedakan pemimpin satu dengan pemimpin lainnya. Dari sini dapat dimaklumi bahwa lahirnya pemimpin ada dimana mana, baik dalam komunitas besar maupun kecil. Fenomena ini menandakan bahwa tidak ada suatu kelompok masyarakat tanpa pemimpin, kalau memang di sana masih ada pihak-pihak yang dipengaruhi dan diarahkan Perilaku pemimpin secara eliditas harus dapat mendorong kinerja staf dan para bawahannya dengan menunjukkan rasa bersahabat, dekat, dan penuh pertimbangan terhadap semua pihak, baik sebagai individu maupun kelompok. Perilaku instrumental merupakan tugas-tugas yang diorientasikan dan secara langsung diklarifikasi dalam peranan dan tugas-tugas para staf.

Kedua : Dengan demikian, keberadaan seorang pemimpin dalam setiap lembaga termasuk di dalamnya lembaga pendidikan dalam tugas dan fungsinya dituntut untuk memiliki kebijaksanaan dan wawasan yang luas, terampil dalam berbagai disiplin ilmu. Pola kepemimpinan pun juga akan berpengaruh dan bahkan menentukan terhadap kemajuan sebuah lembaga pendidikan.
Terlebih dalam lembaga pendidikan Islam, selain memiliki wawasan dan kebijaksanaan, seorang pemimpin dituntut terampil dalam ilmu agama, mampu menanamkan sikap dan pandangan serta wajib menjadi suri tauladan pemimpin yang baik.
Toh demikian, bukan berarti masalah kepemimpinan kependidikan tidak ada. Berbagai pendekatan dalam memecahkan masalah kepemimpinan telah dilakukan. pendekatan pertama, yaitu pendekatan sifat yang menfokuskan pada karakteristik pribadi pemimpin. pendekatan kedua, yaitu pendekatan perilaku dalam hubungannya dengan bawahannya. pendekatan ketiga, perilaku seorang pemimpin dengan karakteristik situasional.
Dan pendekatan yang ketiga inilah yang akan saya paparkan dalam upaya untuk mencari “Model Kepemimpinan Berdasarkan Teori Situasional”. Karena pandangan situasi mengasumsikan bahwa kondisi menentukan efektifitas pemimpin bervariasi menurut situasi, keterampilan dan harapan bawahan, lingkungan organisasi, pengalaman masa lalu pemimpin dan bawahan.
Lebih dari itu, berdasarkan teori ini ciri khas yang ada adalah “kematangan” pada anak buah.

JAWABAN (02)
Kompetensi yang saya capai dalam etika filsafat kepimpinan .
Pertama : pengetahuan ( knowledge) seorang pemimpin yang telah mempunyai kemampuan yang matang dan luas dalam menjalankan sebuah lembaga yang menentukan apakah pemimpin itu berhak dalam menjalan kan roda kepimpinan nya yang telah di berikan oleh msyarakat.
Kedua : Keberhasilan pemimpin bergantung baik pada diri pemimpin maupun kepada keadaan organisasi dan keterampilan yang di miliki oleh pemimpin tersebut karena keterampil lah yang  menentukan apakah seorang pemimpin itu mampu menjalani rod kepimpinan.
Di lihat dari perangai seorang pemimpin yang dapat memberi contoh yang baik kepada anak buahnya serta bawahan yang  telah memberikan aspek tertentu yang lebih berharga. Hubungan antar pemimpin dengan bawahan yang baik dalam memberi dukungan  dan moral yang di berikan ts segala yang telah di dapat dari keterampilan tersebut karena keterampilan ( skill ) yang di perlukan dalam memberi segala sesuatu yang terbaik untuk masyarakat untuk kedepanya.

JAWABAN (04)
  
Model etika filsafat kepimpinan yang saya capai.
Ø  Berani dalam bertindak
Ø  Mengambil keputusan dengan tepat
Ø  Berakhlak mulia
Ø  Sabar dalam menghadapi permasalahan yang dating baik itu dari dalam maupun dari luar.
Ø  Memiliki rasa tangung jawab yang besar
Ø  Memiliki pengetahuan yang luas.
Ø  Memiliki sikap yang ramah dalam membimbing bawahan
Ø  Memiliki aturan yang mengingat dengan adanya waktu memiliki pribadi yang unik serta selalu mengarah kepada hal yang positif